APBD-P Diketok, Ketua DPRD Malut Ingatkan Pemprov Soal Utang Pihak Ketiga

Sofifi, Maluku Utara – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) telah mencapai kesepakatan terkait utang daerah termasuk pihak ketiga akan dibayarkan dalam APBD-Perubahan 2025.

Ketua DPRD Maluku Utara, Ikbal Ruray, mengingatkan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe untuk tetap memfokuskan perhatian pada pembayaran utang yang telah diakomodasi dalam pembahasan APBD-Perubahan tahun anggaran 2025. 

BACA JUGA  APBD-P 2025 Kota Ternate Dirancang Naik Rp 1,114 Triliun

“Jadi sekali lagi saya ingatkan pemerintah agar tetap membayar utang yang telah diakomodir dalam APBD-P tahun anggaran 2025,” tegasnya di halaman kantor DPRD Malut pada Jumat (12/9/2025).

Lebih lanjut, Ikbal Ruray menjelaskan bahwa DPRD melalui Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah sepakat untuk mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 miliar guna pembayaran utang tersebut di APBD-P. “Setelah hasil evaluasi APBD-P di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) selama 14 hari, kami yakin Pemprov akan tetap berkomitmen untuk memulai pembayaran di awal Oktober, dan kami DPRD akan terus mengawalnya,” tegasnya.

BACA JUGA  Ketua DPRD Malut Desak Pemprov Fokus Tingkatkan Serapan Anggaran dan Bayar Utang
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah