Diduga Ancam Kepsek Loloskan Honorer Siluman di Seleksi PPPK, Camat Morotai Timur Membantah

Daruba, Maluku Utara – Camat Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, Jainudin Pajula, membantah dituding mengintervensi Kepala Sekolah Dasar Negeri 33 Pulau Morotai untuk mengeluarkan rekomendasi bagi seorang tenaga honorer yang tidak pernah tercatat aktif mengajar, guna lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebelumnya, Jainudin Pajula diduga mengancam Kepala SD Negeri 33, Sry Hardianti Lalopa, untuk meloloskan seorang honorer untuk diikutsertakan dalam seleksi PPPK.

BACA JUGA  Tak Ada Biaya Perawatan, Gedung Kuliner di Pulau Dodola Morotai Rusak Parah

Dugaan tersebut disampaikan Sry Hardianti Lalopa kepada awak media Kamis kemarin (12/9). Ia mengaku didatangi langsung oleh Camat pada pagi hari dan dipaksa untuk menandatangani surat rekomendasi.

Menurutnya, operator sekolah pun enggan mencetak dokumen tersebut karena khawatir akan berdampak secara hukum di kemudian hari. Penolakan ini disebut sempat direspons dengan ancaman mutasi.

BACA JUGA  Soal Dana Partisipasi HUT RI Ke-80 di Taliabu Utara, Bupati Sashabila Mus Beri Klarifikasi

“Operator saya takut, saya juga tidak bersedia. Kami tidak setuju rekomendasi itu digunakan sebagai syarat verifikasi PPPK. Bahkan staf dan operator saya sampai diancam akan dipindahkan ke Desa Sopi, Kecamatan Morotai Jaya,” ungkapnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah