Ia juga mencatat bahwa pelabuhan-pelabuhan lain di Malut, seperti di Maba dan Galela, masih mengalami masalah serupa. Selain perbaikan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia yang dapat bekerja secara maksimal juga diperlukan.
Di pelabuhan Ahmad Yani Ternate, meskipun ada 500 box yang harus dibongkar, aktivitas tersebut dapat diselesaikan dalam dua hari berkat dukungan sumber daya yang baik.
“Pemerintah dan instansi terkait perlu berkolaborasi untuk meningkatkan fasilitas pelabuhan. Jika semua berjalan lancar, kita dapat memastikan kesiapan untuk mendukung kelancaran lalu lintas logistik di masa depan,” tutup Lutfi.
Dengan adanya perhatian serius terhadap fasilitas pelabuhan, diharapkan Maluku Utara dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan logistik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui distribusi barang yang lebih efisien. (RFJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!