Jadi Sorotan Publik, Dirut RSUD Labuha Akui Limbah Medis Menumpuk Akibat Ini

Labuha, Maluku Utara – Isu penumpukan limbah medis akhir-akhir ini menjadi sorotan publik. Selain di Kota Ternate, limbah medis juga menjadi sorotan publik Halmahera Selatan (Halsel). Publik menyebut pengelolaan limbah medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha masih minim. 

Menyoroti hal ini, Ketua Komisi I DPRD Halsel Munawir Bahar, saat diwawancarai sejumlah awak media menyampaikan bahwa pihaknya sudah memanggil pihak RSUD untuk memberikan penjelasan terkait pengelolaan limbah medis.  

BACA JUGA  7.420 KPM di Halsel Bakal Terima Bantuan Pemulihan Ekonomi

“Salah satu persoalan yang dilirik adalah pengelolaan limbah medis, dan hari ini ada penandatangan MoU antara RSUD Labuha dengan pihak ketiga, terkait pengelolaannya,” ungkap Munawir usai RDP dengan pihak RSUD Labuha, Rabu (10/9/2025).

Meski begitu, Munawir tidak menjelaskan secara gamblang kerjasama antara RSUD Labuha dengan pihak ketiga terkait pengelolaan limbah medis ini. Ia hanya mengatakan bahwa pihak RSUD Labuha segera menyelesaikan masalah tersebut. “Jumlah limbah medis berkisar 15 drom yang siap di angkut,” begitu kata Munawir Bahar.

BACA JUGA  Longsor Putus Akses Jalan Saketa-Dehepodo, Pemprov Malut Diminta Segera Bertindak
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah