Percepat Distribusi Barang Melalui Tol Laut, PT Pelni Ternate Butuh Infrastruktur Pelabuhan yang Memadai

Ternate, Maluku Utara – Dengan hadirnya tol laut KM Logistik Nusantara 3 dan KM Logistik Nusantara 5 yang dikelola oleh PT. Pelni Cabang Ternate, perairan Maluku Utara (Malut) kini semakin berfungsi sebagai wilayah transit angkutan logistik. Pengiriman barang ke berbagai kabupaten dan kota di Malut menjadi lebih efisien, berkontribusi positif terhadap perekonomian lokal, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Namun, dibalik keuntungan tersebut, terdapat tantangan signifikan yang harus dihadapi. Kepala Cabang PT. Pelni Ternate, M Lutfi Israr, mengungkapkan bahwa meskipun ada inisiatif tol laut, masih ada banyak pelabuhan yang minim fasilitas. Hal ini menyebabkan proses bongkar muat menjadi lambat, sehingga waktu yang seharusnya hanya dua hingga tiga hari bisa terhambat.

BACA JUGA  PT. Fichaldy Sula Star Gelar Operasi Pasar Minyak Tanah Murah di Bobong

Lutfi berharap agar pemerintah daerah memperhatikan kondisi ini. Barang-barang yang didistribusikan bukan hanya berasal dari luar, tetapi juga termasuk hasil alam dari pertanian, perikanan, dan kehutanan yang dihasilkan masyarakat setempat. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan fasilitas pelabuhan seperti alat-alat mekanik untuk mempercepat aktivitas bongkar muat.

“Kendala yang kami hadapi termasuk kurangnya lapangan penumpukan kontainer dan minimnya alat mekanik seperti forklift dan truk. Jika pelabuhan tidak memiliki fasilitas memadai, waktu sandar kapal akan terpengaruh dan mengganggu proses distribusi barang,” jelas Lutfi, Kamis (11/9/2025).

BACA JUGA  Kasus Korupsi BTS 4G Berimbas ke Halbar, Sebagian Warga tak Bisa Akses Jaringan Seluler
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah