Tobelo, Maluku Utara – Aktivitas masyarakat di wilayah Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, terganggu akibat hujan abu vulkanik dari Gunung Dukono yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir hingga Jumat, 17 April 2026.
Abu vulkanik dilaporkan masih menyelimuti pusat Kota Tobelo dan sekitarnya, menyebabkan penurunan jarak pandang serta berdampak pada aktivitas harian warga, termasuk kegiatan pendidikan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Utara mengambil langkah dengan meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar di sejumlah wilayah terdampak. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran tertanggal 16 April 2026.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Utara, Hertje Manuel, menyatakan bahwa keputusan ini diambil sebagai respons atas meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Dukono. “Seluruh satuan pendidikan yang terdampak untuk sementara menangguhkan proses belajar mengajar,” kata Hertje, Jumat (17/4/2026).
Kebijakan ini berlaku untuk jenjang pendidikan taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama di tiga kecamatan, yakni Tobelo, Tobelo Utara, dan Tobelo Tengah.
Menurut Hertje, penghentian sementara kegiatan belajar mulai diberlakukan sejak Jumat dan akan dievaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan aktivitas vulkanik.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!