Ternate, Maluku Utara – Rumah Sakit Umum Daerah dr. Chasan Boesoirie (RSUD CB) Ternate resmi menggandeng pihak ketiga dalam pengelolaan dan pemusnahan limbah medis berbahaya.
Langkah tersebut ditempuh lantaran belum berfungsinya insinerator milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate yang hingga kini masih mengalami kendala teknis.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Chasan Boesoirie, dr. Fasni Halil, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan solusi sementara untuk menjamin keamanan lingkungan dan memenuhi standar pengelolaan limbah medis yang berlaku.
“Sekarang kami sudah bekerja sama dengan pihak swasta dari Surabaya. Mereka yang menangani pengangkutan dan pemusnahan limbah medis,” tutur Fasni saat diwawancarai Haliyora.id di RSUD Chasan Boesoirie, Kamis (11/9/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!