Ternate, Maluku Utara – Dalam masa reses, anggota Komisi III DPRD Kota Ternate melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah fasilitas kesehatan pada Kamis (11/9/2025). Kunjungan ini mencakup Puskesmas Kalumata, Puskesmas Kota, Rumah Sakit (RS) TNI, RS Islam, serta mesin insinerator di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru.
Agenda reses ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dan meninjau langsung kondisi infrastruktur serta layanan kesehatan, dengan fokus pada pengelolaan limbah medis yang dinilai semakin memprihatinkan.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut jajaran Komisi III DPRD Kota Ternate, antara lain Najib H. Talib (PKB) Wakil Ketua Komisi III, Bilhan Gamaliel, ST (Perindo) Sekretaris Komisi. Anggota, Nurlaela Syarif, Julfikri Hasan (NasDem), H. Usman M. Nur (PKB), M. Reza Rinaldy Y. AR (Demokrat), Hj. Naila Ibrahim, S.Ag., M.Si (PPP), dan Marni A. Hadi (PBB).
Dalam peninjauan, para anggota dewan menemukan adanya penumpukan limbah medis di sejumlah fasilitas kesehatan, baik di puskesmas maupun RS. Kondisi ini disebut sebagai dampak dari tidak berfungsinya insinerator, yang selama ini menjadi sarana utama untuk pemusnahan limbah medis berbahaya.
“Kami melihat langsung tumpukan limbah medis yang belum bisa dimusnahkan. Ini sangat berisiko, terutama bagi tenaga medis, pasien, dan masyarakat sekitar. Pemerintah Kota Ternate harus segera mengambil langkah cepat,” tegas Najib H. Talib.
Najib juga menyoroti permasalahan lain yang ditemukan selama reses, seperti IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang tidak berfungsi optimal di Puskesmas Kota, serta pembuangan limbah medis yang tidak sesuai prosedur.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!