Ia menambahkan, CSS 2025 tidak hanya akan membahas isu sanitasi, tetapi juga akan mengangkat potensi lokal seperti budaya, pariwisata, kuliner, dan UMKM. Fokus utama kegiatan tahun ini diarahkan pada isu kebersihan laut, mengingat Ternate merupakan kota kepulauan.
“Kami ingin CSS ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen perlindungan laut. Karena itu, dalam agenda acara, akan ada deklarasi bersama antara tiga daerah, yakni Ternate, Tidore Kepulauan, dan Halmahera Barat, untuk menjaga kelestarian laut di wilayah masing-masing,” ujar Syafei.
Terkait pendanaan, CSS 2025 didukung oleh APBD Kota Ternate sebesar Rp 1,6 miliar. Namun, Syafei menyebut anggaran tersebut masih belum mencukupi seluruh kebutuhan kegiatan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!