Sofifi, Maluku Utara – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, turut menyoroti lambannya progres pekerjaan swakelola kediaman Gubernur Maluku Utara di Sofifi. Hingga saat ini, progres pekerjaan kediaman Gubernur baru mencapai 15 persen. Padahal sesuai jadwal, proyek swakelola ini dijadwalkan tuntas pada 2 Agustus 2025 sejak dikerjakan pada 3 Mei lalu.
Lambannya pekerjaan dengan nilai Rp 8 miliar lebih ini disebabkan keterlambatan bahan material. PPK proyek swakelola kediaman Gubernur, Tanto, bahkan mengakui hal tersebut. Selain itu kata dia, proyek ini juga telah dikenai adendum karena beberapa item pekerjaan yang belum terakomodir dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Kemarin saya sudah cek ternyata progresnya sangat lambat, dan saya menegur kepala dinas dan jajarannya terkait permasalahan ini,” tegas Wagub Sarbin Sehe, Selasa (12/8/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!