Warga menduga para pelajar tersebut berasal dari SMA Negeri 4 Kota Ternate. “Mereka itu sepertinya dari SMA 4, soalnya seragamnya sama semua,” sambungnya.
Perilaku ini dinilai tak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga merusak citra institusi pendidikan. Warga meminta pihak sekolah serta dinas pendidikan untuk segera bertindak, termasuk memberikan pembinaan dan pengawasan lebih ketat terhadap siswa.
“Dong (mereka) itu anak-anak masa depan bangsa. Harusnya dibina, bukan dibiarkan begitu saja,” ungkap Ani, warga yang berada dilokasi tersebut.
Ia berharap Pemerintah Kota Ternate dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun tangan menertibkan area publik yang rawan dijadikan tempat berkumpul pelajar selama jam sekolah. “Satpol PP itu usahakan patroli di area-area yang dijadikan tempat tongkrongan pelajar,” katanya sembari mengatakan keterlibatan orang tua dianggap sangat penting dalam membimbing perilaku anak-anak di luar rumah. (RR/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!