Selain itu, pengadaan alat kesehatan mendapat alokasi dana sekitar Rp 2,9 miliar. “Dana tersebut digunakan untuk membeli alat-alat penting seperti mesin anestesi, tempat tidur, gliserin, alat sentrifus, babysky, EKG, dan oksimeter,” tambahnya.
Saat ini proses tender untuk pembangunan fisik masih berjalan, namun perhitungan anggaran dan pengawasan telah selesai. “Kami berharap dalam satu hingga dua minggu kedepan sudah ada pemenang tender, sehingga pekerjaan dapat dimulai akhir bulan ini,” ujar dr. Tonny.
Selain DAK, RSUD Ir. Soekarno juga mendapatkan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 3,8 miliar untuk pengadaan obat dan Barang Milik Habis Pakai (BMHP) pada tahun ini. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!