Lebih lanjut, dia menyebutkan, berdasarkan wilayah, Kabupaten Halmahera Utara menjadi daerah dengan penyaluran KUR tertinggi sebesar Rp 53,29 miliar dari 915 debitur, disusul Kota Ternate Rp 40,78 miliar dari 634 debitur dan Kota Tidore Kepulauan Rp 35,44 miliar dari 636 debitur.
Sementara untuk Kabupaten Halmahera Selatan Rp 35,06 miliar dari 563 debitur, Kabupaten Halmahera Tengah Rp 22,88 miliar dari 260 debitur, disusul Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Timur, Pulau Morotai, Pulau Taliabu dan Kepulauan Sula.
Ia menambahkan, untuk Isu strategis penyaluran KUR di Maluku Utara yaitu ketimpangan aksesibilitas dan demografi penyaluran, perekaman data calon debitur potensial pada aplikasi SIKP masih rendah. “Isu selanjutnya adalah penyaluran belum merata ke sektor-sektor strategis,” pungkasnya. (Mg01/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!