Disisi lain, penanganan banjir di Kota Bobong menjadi perhatian masyarakat, mengingat bahwa hampir dua minggu sejak dilantik sebagai Kadis PUPR, Endro belum terlihat melaksanakan kegiatan lapangan. Terlebih lagi karena peningkatan infrastruktur jalan serta penanganan banjir di dalam kota merupakan program prioritas 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati, Sashabila Mus dan La Ode Yasir.
Sebelumnya, pada tahun 2022, pemerintahan era Bupati Aliong Mus mengalokasikan anggaran sebesar Rp 11 miliar untuk penanganan banjir di Bobong. Sayangnya, meskipun jumlah tersebut cukup signifikan, upaya tersebut tidak mampu mengatasi masalah banjir yang seolah tak kunjung reda.
Dengan kondisi yang ada, masyarakat berharap adanya tindakan yang lebih konkret dan terencana dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah banjir yang sering mengganggu aktivitas sehari-hari mereka. (RHM/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!