Sebanyak 60 personel pemadam kebakaran dan 4 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Selain itu, dua unit mobil water cannon milik kepolisian juga turut serta dalam proses pemadaman, sementara dua ambulans disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban. Sinergi antara TNI, POLRI, dan masyarakat sekitar sangat membantu, sehingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.20 WIT.
“Saya pertama kali menyadari kebakaran setelah mendengar teriakan pegawai bank. Saat itu, saya mau mengeluarkan barang, tapi pegawai BTN berteriak ada kepulan asap di perbatasan Toko Master dan toko alat mesin. Api kemudian merembet ke Toko Andalas dan Toko Tanjung Raya. Beruntung tidak sampai melahap seluruh bangunan,” ungkap salah satu saksi mata, Ajul, seorang pedagang kaki lima.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti dari kebakaran tersebut. (Mg01/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!