Sementara Yance Sayuri, mewakili pemain menegaskan bahwa kekalahan timnya di putaran pertama menjadi motivasi untuk tampil ciamik di kandang lawang.
“Kami mengalami kekalahan dari Persija di pertandingan sebelumnya. Hasil di putaran pertama menjadi motivasi kami agar besok tampil lebih baik,” ujar Yance.
Laskar Kie Raha datang ke Jakarta dengan modal kemenangan 5-1 atas PSIS Semarang pada pekan sebelumnya. Catatan tersebut menjadi kemenangan terbesar Malut United hingga pekan ke-33.
Persiapan singkat tak menjadi kendala bagi Malut United untuk mematangkan strategi menghadapi Macan Kemayoran. “Pertandingan melawan Persija menjadi penting bagi kami. Kami akan menerapkan strategi yang sudah diberikan pelatih dalam beberapa sesi latihan terakhir,” kata Yance.
Malut United saat ini menempati peringkat 3 klasemen sementara BRI Liga 1 2024-2025 dengan koleksi 56 poin dari 15 kali menang, 11 imbang, dan 7 kalah. Laskar Kie Raha unggul head to head atas Persebaya Surabaya di peringkat 4 dengan perolehan poin sama.
Di bawah asuhan Imran, Malut United juga pernah mencatatkan rekor 13 kali tak terkalahkan sebelum dihentikan PSM Makassar 2-3 pada pekan ke-32. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!