Lirik Potensi Bumi di Halmahera Barat, Perusahaan Asal Amerika Serikat Dekati Pemprov Malut

Sarbin menekankan bahwa setiap investor yang ingin berinvestasi di Maluku Utara harus memperhatikan hak-hak masyarakat lokal. “Kami sebagai pemerintah daerah siap memberikan ruang bagi investor manapun untuk membangun Maluku Utara, dengan syarat mereka memperhatikan hak-hak masyarakat di sekitar wilayah tersebut,” ujarnya.

Diketahui, Halmahera Barat memiliki potensi sumber daya alam panas bumi (panas bumi) yang direncanakan akan dimanfaatkan sebagai energi terbarukan. Namun, rencana ini juga mendapat kritik dari aktivis lingkungan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan warga masyarakat di Payo, Bobo, dan Sariah.

BACA JUGA  Jumlah Pelanggan Naik, Pendapatan Perumda Ake Gaale Ternate Capai Rp 70 Miliar

Lebih lanjut Sarbin menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah awal dalam proses perencanaan investasi dan masih belum ada laporan lebih lanjut terkait perkembangan tersebut.

“Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait hal ini. Ini adalah tahap awal investasi, dan sekitar 12 desa di Kecamatan Sahu Timur telah memberikan dukungan, yang mana juga disampaikan oleh camat dan perwakilan masyarakat adat. Kami berharap bisa memberikan ruang bagi pengembangan ini,” tutup Sarbin. (RFJ/Red)

BACA JUGA  Minim Perhatian, Warga di Halteng Bangun Jembatan Sendiri, Sekali Lewat Tarifnya Bukan Main
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah