Menteri KP: Morotai Siap jadi Gerbang Industri Perikanan 

Hal itu karena ia menilai masih banyak fasilitas SKPT yang harus dibenahi, termasuk pembangunan dermaga tambahan dengan panjang lebih dari 200 meter untuk mendukung sandar kapal besar.

“Tadi saya sudah keliling jadi masih banyak sekali harus diperbaiki dan harus dibenahi. Direktur Pelabuhan sudah menjelaskan kepada saya bahwa masih dibutuhkan lagi dermaga yang panjangnya kurang lebih sekitar 200 meter, lalu saya berpikir mungkin tidak 200 meter bahkan lebih dari 200 meter supaya beratnya bisa dapat yang lebih dalam,” tuturnya. 

Ia juga menekankan bahwa posisi Morotai yang strategis berbatasan dengan Filipina, harus menjadi pintu depan ekspor perikanan. “Morotai berbatasan langsung dengan Filipina, sehingga seharusnya daerah ini menjadi gerbang ekspor perikanan. Kita sudah punya fasilitas penyimpanan minus 60 derajat untuk tuna sirip kuning yang dibantu oleh Jepang. Jadi kalau Jepang sudah bantu tentu kita akan intens,” jelasnya.

BACA JUGA  Variatif Jumlah dan Sebaran, Ini Data Dukungan Balon DPD

Ia menargetkan kawasan ini menjadi pusat industri makanan laut yang mampu menembus pasar Jepang, terutama melalui kolaborasi erat dengan JICA. “Ini nanti menjadi satu wilayah industri makanan yang betul-betul bisa diterbangkan ke Jepang. Melalui JICA kita akan bekerja sama dan lebih intensif membangun diplomasi yang baik untuk masa depan bangsa dan daerah,” katanya.

Selain fokus pada tuna, ia juga menyoroti potensi rumput laut yang besar di Morotai, yang dapat dibudidayakan untuk diekspor. Pengengembangan ini juga terutama untuk memberdayakan sekitar 600 lebih nelayan tradisional. “Ke depan saya berharap ini betul-betul bisa dikembangkan karena potensinya di sini sangat besar dari sektor kelautan dan perikanan. Tadi saya tanya Pak Bupati kira-kira berapa banyak masyarakat nelayan di Morotai, lalu Bupati mengatakan bahwa ada sekitar 600 orang lebih. Nah itu, yang bisa kita gerakkan agar masyarakat pesisir betul-betul bekerja secara aktif ke depan,” terangnya.

BACA JUGA  Pilkades Halsel : Panitia Kabupaten Belum Hitung Suara Ulang di Tiga Desa Pasca di-Take Over

Menteri juga menekankan pentingnya pengembangan kapal penangkap ikan dan industri perikanan untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat Morotai. “Mudah-mudahan ke depan hadir lapangan kerja baru bagi masyarakat Morotai,” harapnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah