Menyangkut dengan anggaran pembuatan sumur rumah sakit yang dialokasikan Rp 5 miliar, Abd Rauf meminta agar Inspektorat segera audit.
“Jadi, terkait anggaran pembuatan sumur pada pemerintahan sebelumnya, itu harus ditelusuri oleh pihak Inspektorat. Sebab selama ini di pemerintahan sebelumnya tidak ada transparansi soal anggaran itu. Olehnya itu, kiranya pihak Inspektorat tak boleh membiarkan masalah tersebut,” pinta Abd Rauf dengan nada tegas.
Meski demikian, Abd Rauf mengatakan pihaknya akan berupaya agar air bersih di rumah sakit harus dimaksimalkan dengan baik. “Kami PDAM akan memaksimalkan agar air bersih agar tetap berjalan di rumah sakit, karena itu paling penting,” tandasnya. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!