Ia meminta kepada Pemprov Malut untuk membangun jembatan ini, karena sudah rusak sejak tahun 2023 lalu, dan jalan ini juga mempermudah siswa untuk pergi dan pulang ke sekolah SMP Negeri 59 Halsel dan Rumah Susun di Desa Panamboang.
Iksan, salah satu petani yang sering pergi ke kebunnya di Desa Panamboang mengaku jika melewati jalan ruas pantai cukup jauh, sehingga cukup memakan waktu dalam beraktivitas. “Warga di Desa Gandasuli dan Tuwokona punya kebun banyak di Desa Panamboang dan Sawadai, kasihan torang (kami) kalau ke kebun sudah susah harus putar ikut jalan pantai,” kata Iksan bernada kesal.
Mewakili para petani di sejumlah desa itu berharap agar Pemprov Maluku Utara bisa memperhatikan jembatan dan membangunnya kembali agar mempermudah mereka beraktivitas baik pergi dan pulan dari kebun. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!