Lanjutnya, dari sisi kinerja fiskal, APBN regional Maluku Utara terus berkontribusi dalam mendukung ekonomi regional. Pendapatan terealisasi sebesar Rp420,46 miliar atau 11,08 persen dari pagu dan tumbuh sebesar 40,94 persen secara year on year. Kenaikan terbesar dikontribusikan dari penerimaan PPh Non-Migas sebesar Rp125,82 miliar atau 58,78 persen secara year on year.
“Sementara belanja telah terealisasi sebesar 11,16 persen dari pagu sebesar Rp17.594,82 miliar atau turun sebesar 19,55 persen secara yoy, dengan defisit sebesar Rp1.543,55 miliar. Realisasi TKD mengalami kontraksi sebesar 12,21 persen (year on year), disebabkan penurunan pada realisasi DBH, DAU, dan Dana Desa masing-masing sebesar 34,83 persen, 5,71 persen, dan 69,98 persen (year on year),” tuturnya. (RI/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!