Ternate, Maluku Utara – DPRD Kota Ternate mengungkap, lemahnya lintas koordinasi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemerintah kecamatan, dan kelurahan menjadi biang kerok penanganan sampah belum berjalan maksimal.
Ketua Bapemperda DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif mengatakan ada pelimpahan kewenangan pengurusan sampah satu tingkat bawah kecamatan dan kelurahan yaitu soal trasdepo dan motor kaisar. Olehnya itu, pihaknya perlu menyelaraskan bagaimana agar tidak saling melepas tangan antara DLH, pihak kecamatan dan kelurahan.
“Jadi sebenarnya ada problem koordinasi. Peran penting kelurahan sangat dibutuhkan, lurah itu harus aktif misalnya menggerakkan pemuda, karang taruna, LPM tokoh agama dan lain-lain,” ucapnya, Senin (17/3/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!