HIV/AIDS di Halteng Melonjak, Ada 13 Kasus Baru Tahun Ini

Dinas Kesehatan Halmahera Tengah mengidentifikasi beberapa wilayah yang masuk dalam kategori rentan terhadap penyebaran HIV/AIDS, di antaranya, daerah lingkar tambang, Desa Sagea, Desa Lelilef, dan Desa Weda. Penyebaran kasus ini sebagian besar ditemukan pada kelompok berisiko seperti ibu hamil, pasien hepatitis, penderita TBC, waria, pekerja seks komersial (PSK), serta lelaki seks lelaki (LSL).

BACA JUGA  Heboh! Pekerja Tambang IWIP Malut Ditemukan Tewas Tergantung di Jalur 60 CAS 5

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan telah mengintensifkan sosialisasi di seluruh puskesmas yang di Halteng, menyasar kelompok-kelompok berisiko untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan deteksi dini HIV/AIDS. Selain itu,  juga menggandeng Polres Halteng dalam operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang menyasar tempat-tempat hiburan malam.

Sebelumnya, operasi Pekat telah dilakukan di sejumlah kafe remang-remang, di mana petugas menemukan sejumlah pengunjung yang terjangkit penyakit menular seksual seperti sifilis dan lainnya. “Minggu ini, operasi serupa juga akan kembali dilakukan di dalam Kota Weda untuk menekan aktivitas berisiko yang dapat mempercepat penyebaran HIV/AIDS di wilayah ini,” ungkap Irwan, Selasa (25/2/2025).

BACA JUGA  BPOM Malut Uji Sampel Makanan Buka Puasa
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah