Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi lalu melakukan visum terhadap korban di RS Bhayangkara Polda Maluku Utara.
“Saya sedang mengambil gambar di tengah aksi yang mulai memanas, tiba-tiba tangan saya dipukul, saya marah dan bilang, jangan dorong tangan saya, saya wartawan, tiba-tiba saya langsung dikeroyok, dipukul, diinjak, ditendang di bagian rusuk dan wajah. Dalam kerumunan itu ada polisi dan Satpol PP,” ungkap Fikram yang juga wartawan Tribun Ternate menceritakan kejadian tersebut.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Ternate AKP Umar Kombong saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan jurnalis M. Julfikram Suhadi yang menjadi korban penganiayaan. “Benar tadi yang bersangkutan sudah datang ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Ternate,” ujar Umar.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!