Lebih lanjut, Intan mengungkapkan bahwa RSUD telah berencana membangun sumur bor sebagai sumber air bersih alternatif. Namun, rencana ini masih terkendala oleh kemungkinan adanya recofusing anggaran.
“Kita belum tahu karena kemungkinan ada recofusing anggaran, jadi belum tahu itu mau dipangkas atau tidak,” katanya.
Adapun pagu anggaran untuk pembangunan sumur bor ini adalah sekitar Rp100 juta. Intan berharap rencana ini dapat segera terealisasi untuk mengatasi masalah krisis air bersih di RSUD Ir Soekarno di masa mendatang.
“Anggarannya sekitar Rp 100 juta, sebenarnya di tahun 2024 itu ada, cuma pekerjaannya belum kelar karena dari Keuangan tidak kasih cair anggaran. Jadi sempat terhambat di situ,” pungkasnya. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!