Dekan FKIP Unkhair, Prof. Dr. Mas’ud, S.Pd.M.,Pd, saat dikonfirmasi Haliyora.id mengungkapkan, sampah yang menumpuk di belakang ruangan Matematika dan sejumlah ruangan termasuk Aula Banau itu hanya ditampung sementara saja. Sampah-sampah ini nanti juga akan dipindahkan di tempat sampah yang sebenarnya sehari dua. “Karena kita punya angkutan ke belakang gunung hanya datang beberapa minggu sekali,” terang Mas’ud.
Kalaupun ada penumpukan lanjut Mas’ud, sampah-sampah itu biasanya langsung dibakar. “Karena disini kami belum ada ketersediaan tempat pembuangan sampah (TPA), yang seperti disediakan oleh pemerintah,” tutupnya.
Diwawancarai terpisah, Presiden BEM FKIP Asriyana mengatakan, harusnya pihak rektorat lebih memperhatikan lingkungan kampus, terutama sampah yang sudah tertumpuk itu.
Berdasarkan amatan BEM FKIP, sampah yang menumpuk di pinggir ruangan Matematika itu sudah hampir satu bulan tidak dibersihkan. “Soal permasalahan sampah di FKIP mungkin bukan hanya kali ini tapi sudah lama, hanya saja tidak digubris oleh pihak kampus, bahkan dianggap sepele,” sesal Asriyana. (Mg06/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!