Dikepung Banjir, Pemkot Ternate Masih Gunakan Peta Mitigasi Bencana Kadaluarsa

Dikatakan, wilayah  Kota Ternate hampir semua berada pada kawasan bencana sesuai dengan karakter masing-masing wilayah. Misalnya, kali mati atau barangka memiliki akses langsung dengan kali mati yang berada di puncak gunung, sehingga ketika terjadi hujan, maka material yang berada di puncak tersebut sewaktu-waktu akan teraliri mengikuti aliran sungai. 

Dedy menyebutkan, salah satu problem kota Ternate adalah keterbatasan ruang, sehingga ketika ada pembangunan maka harus diikuti dengan mekanisme. Begitu juga pengawasan serta tata kelola pembangunan harus berbasis mitigasi. 

BACA JUGA  Usai Golkar, IMS-ADIL juga Bidik 7 Partai Ini

“Jadi yang harus dilakukan oleh Pemkot Ternate harus sesegera mungkin mengupdate kembali dokumen kebencanaan, model sosialisasi harus rutin sehingga menjadi budaya dalam masyarakat melalui dukungan program serta berkomitmen pada aksi yang sudah direncanakan dengan berbenah berbasiskan mitigasi,” pungkasnya. (Rul/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah