“Karena dengan dokumen yang ada saja sudah mencapai 54,26 persen. Untuk itu semua dokumen kita kunci pasca hari anti korupsi sedunia baru kembali kita buka, saya sangat yakin Maluku Utara keluar dari zona merah menuju zona hijau,” ujarnya optimis.
Nirwan mengklaim, sejauh ini seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berperan aktif dalam mengumpulkan semua dokumen yang yang menjadi persyaratan MCP. “Jadi semua data OPD sudah ada di Inspektorat, selesai hari anti korupsi sedunia baru kita masukan ke aplikasi KPK, karena saat ini aplikasi KPK tersebut masih di kunci, “pungkasnya. (RS/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!