Menurut Sofyan, untuk pembangunan infrastruktur jalan di pulau Obi anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 18 miliar, sedangkan untuk untuk di wilayah Saketa-Dehepodo nilainya Rp 25 miliar. “Kemungkinan akan kita lakukan lelang dini jika semua persyaratan sudah terpenuhi,” ujarnya.
Sofyan mengakui DAK dinas PUPR tahun 2025 ini mengalami peningkatan di bandingkan 2024 yang hanya sebesar Rp 25 miliar.
“Sasaran pembangunan infrastruktur DAK ini jalan agar hasil perkebunan dan pertanian masyarakat bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat, ” pungkasnya. (RS/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!