Pemerintah RI Bakal Jadikan Morotai Sebagai Kawasan Pertahanan dan Perikanan di Indonesia Timur

Dengan demikian, ekspor hasil perikanan dari Morotai ke Jepang sebagai pasar terbesar ikan tuna, menjadi lebih mudah.

Disisi lain, KKP tengah mengembangkan budidaya tuna di wilayah Biak, yang potensial juga dikembangkan di Morotai. “Morotai memiliki potensi tuna yang bagus. Di Biak kami sudah buat budidaya, begitu berhasil saya buat di Morotai dengan begitu Jepang langsung bisa datang dan ekonomi hidup. Dari situ bisa langsung ekspor,” jelasnya.

BACA JUGA  Polisi Dalami Kasus Pemerkosaan Gadis 13 Tahun

Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan pembangunan kawasan pertahanan di Morotai akan dimulai dengan memanfaatkan tiga landasan milik angkatan udara, yang mana salah satu landasan akan dibuat untuk komersial, sedangkan dua landasan untuk training area pertahanan.

Selain itu, lanjut Sjafrie, pihaknya juga akan membuat dermaga di Daruba untuk bersandarnya kapal perang. Rencananya latihan bersama Jepang, Australia dan Filipina akan dimulai pada 2025 mendatang. “Penduduknya tidak terlalu banyak. Morotai terbuka langsung ke laut. Landasan akan kami perpanjang. Secara geografis ini sangat strategis,” ujar Sjafrie. (Redaksi)

BACA JUGA  FOSHAL : Banjir di Halmahera Tengah Ulah Pemerintah dan Korporasi Nikel
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah