Teknisnya lanjut Kapolres, akan berkolaborasi dengan TNI karena informasinya TNI juga ikut sama-sama melakukan pengamanan, dan pemantauan mode roaming terhadap pihak debat tersebut.
Selain itu, tim masing-masing paslon yang hadir juga dibatasi. “Jadi kemarin kalau informasi dari mereka atau informasi awal itu sudah dibatasi, sekitar 25 masing-masing tim pasangan calon itu di luar dari pasangan calon atau simpatisanya yang masuk ke dalam, “imbuhnya.
Dia meminta pihak penyelenggara Pemilu dapat mempersiapkan live streaming bagi simpatisan agar dapat menonton di masing-masing Posko.”Karena dikhawatirkan simpatisan diarahkan untuk kesana (lokasi debat), khawatirnya mengganggu dan pasti ujung-ujungnya rugi bagi mereka. Karena kami tetap melakukan keamanan,” tegasnya. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!