Antisipasi Banjir Susulan, Sungai Kobe di Halteng Bakal Dikeruk

“Itu yang harus diintervensi langsung oleh Pemda seperti perluasan lahan warga, sehingga pemda harus hadir mediasi langsung pertemuan antara masyarakat dengan IWIP, ” jelas Sudirman. 

Kaitannya dengan pengerukan sungai Kobe yang berlokasi di Desa Lukolamo, Kecamatan Weda Tengah, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara. 

“Kita tinggal menunggu izin dari pemerintah pusat saja, jika sudah ada izin dari Kementerian ESDM maka akan segera kita laksanakan sehingga persoalan banjir ini bisa diatasi,” pungkas Bahri.

BACA JUGA  RX King Vs Mio di Halmahera Tengah, Satu Meninggal

Sebelumnya, banjir di Kabupaten Halmahera Tengah pada Sabtu (20/7) lalu juga diakibatkan dari meluapnya sungai Kobe yang tak mampu menahan debit air hujan. Banjir ini mengakibatkan aktivitas warga di Kecamatan Weda Tengah lumpuh total. Hal itu diperparah lagi dengan jebolnya tanggul penahan sungai milik PT IWIP di Kilometer 15 pada Senin (22/7), yang menyebabkan 4 desa di Kecamatan itu terendam banjir. Sehari setelah itu, pada Selasa (23/7), banjir kembali menggenangi areal pemukiman warga dan kawasan IWIP akibat tanggul di Kilometer 21 roboh.

BACA JUGA  Warga Sula Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem 6 Hari Kedepan
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah