Sofifi, Maluku Utara- Pj Gubernur Samsuddin Abdul Kadir menyatakan tak mau terburu-buru melakukan perombakan kabinet di jajaran Pemprov Maluku Utara.
Menurut Samasuddin, perombakan kabinet melalui uji kompetensi (Ukom) butuh dukungan semua aspek mulai dari badan atau lembaga yang berkompeten hingga panitia seleksi. Meski begitu, pertimbangan soal Ukom pejabat baik di eselon II, III, maupun IV sudah dikoordinasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Jadi kita lagi meminta syarat dan ketentuan agar bisa di lakukan Ukom,” kata Pj Gubernur, Kamis (4/7/2024).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!