Dia berharap ada perhatian serius dari Pemda Taliabu untuk menyelesaikan persoalan banjit ini. “Semoga ada perhatian serius dari Pak Bupati dan segara atasi banjir di daerah ini agar kami sebagai masyarakat ini bisa dapat hidup dengan tenang dan nyaman,” harapnya.
Diketahui, sejak tahun 2022 lalu pemerintah daerah melalui Dinas PUPR Kabupaten Pulau Taliabu mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,3 miliar untuk membangun drainase di Kota Bobong. Sayangnya, drainase ini tak mampu menampung volume air sehingga meluap ke pemukiman penduduk setiap kali musim hujan tiba. (RH/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!