Menurut Amrin, sehari dua ini staf dari Biro Umum bakal menarik dua mobil yang berada di dalam daerah tersebut. “Yang jelas aset mobil yang di Jakarta itu bukan tugas saya tapi kepala penghubung yang punya kewenangan, ” jelasnya.
Amrin mengakui, persoalan aset ini sudah menjadi atensi KPK sehingga Pemprov diminta telusuri seluruh aset baik bergerak maupun tidak bergerak.
“Kami Biro umum akan mengidentifikasi semua aset di bawah kewenangan kami. Sampai saat ini mantan Plt gubernur sangat kooperatif mengembalikan mobil tersebut, hanya saja kami dari Biro Umum yang belum ambil saja,” akuinya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!