“Itu artinya Ningsih yang selalu berbicara selaku kader partai hanya asal bicara, berbanding terbalik dengan di lapangan, yang mengakibatkan tidak ada kursi di dapil tersebut dan hasil 4 kursi di DPRD Sula itu juga karena kerja-kerja kader PDIP, bukan karena bantuan Fifian,” geramnya.
Muhammad Sinen lantas memberi peringatan keras terhadap Fifian Adeningsih Mus, dan berencana akan mengevaluasinya.
Di Pilkada Sula kali ini, Muhammad Sinen memastikan PDIP tak akan jatuh kedalam lubang yang sama. Ia mengaku kendati siapapun kandidat yang memperoleh rekomendasi partai adalah kewenangan DPP, tetapi usulannya tentu dari DPC dan DPD. Olehnya itu di Pilkada Sula kali ini, lanjut Muhammad Sinen, PDIP tak mau lagi jatuh kedalam lubang yang sama.
“Untuk Sula kami prioritaskan 02, kami menginginkan kader partai yang asli bukan kader wantex. Kami lihat kalau kader kami bisa maka akan kita majukan dan kalau belum siap maka kita tetap terbuka untuk semua yang penting niatnya untuk masyarakat, sebab menjalankan Birokrasi dengan baik bukan menjalankan birokrasi sesuka hati. Intinya kedepan PDIP tidak mau lagi jatuh ke lubang yang sama,” tandas Muhammad Sinen. (RSF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!