Kelima, doa yang panjang, tulus dan mendalam. Salah satu waktu terbaik untuk melakukan ini adalah pada bagian terakhir malam. Abu Hurairah mengutip perkataan Nabi yamg mengatakan, “Ketika sepertiga malam terakhir tersisa, Tuhan kita Allah SWT turun ke langit yang lebih rendah dan menyatakan: Apakah ada orang yang berdoa kepada-Ku, jadi bahwa saya mengabulkan doanya? Apakah ada orang yang memohon sesuatu kepada-Ku agar Aku mengabulkan keinginannya? Adakah orang yang memohon ampunan-Ku, agar Aku ampuni dia?” (HR Bukhari, Muslim).
Sehingga ini berarti misalnya, bangun satu jam sebelum waktu sahur untuk berdoa kepada Allah untuk apa saja dan segala sesuatu adalah sesuatu yang dianjurkan. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan permohonan yang dicatat dalam Sunnah, tetapi seseorang juga diperbolehkan untuk mengucapkan doa dalam bahasanya sendiri, dengan ketulusan dan keyakinan.
Keenam, buka puasa bersama keluarga. Jika seseorang menghabiskan waktu berbuka puasa pada hari kerja di bilik di tempat kerja sendirian dengan beberapa kolega, sekarang adalah beberapa hari terakhir seorang Muslim memiliki Ramadhan ini untuk dihabiskan bersama keluarga. Maka gunakanlah dengan bijak.
Ketujuh, mengajak keluarga untuk Tarawih berjamaag. Apakah pasangan dan anak-anak Anda melewatkan sebagian besar Ramadan karena Anda tidak mengantar mereka ke masjid, yang jaraknya terlalu jauh untuk ditempuh dengan berjalan kaki? Jika demikian, bantulah diri Anda sendiri dan bawa semua orang untuk Tarawih dalam sepuluh malam terakhir ini.
Kedelapan, menghadiri doa setelah selesai membaca Alquran. Hampir semua masjid di mana Imam bertujuan untuk menyelesaikan seluruh bacaan Alquran dalam shalat Tarawih di bulan Ramadhan sekarang akan mendekati akhir tugas dalam sepuluh malam terakhir ini. Mereka mungkin mencoba untuk mengakhiri pada salah satu malam ganjil dan membaca doa di akhir membaca Al-Qur’an.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!