Mantan Rektor Unkhair Ternate ini mengungkapkan, beberapa hari setelah pertemuan dengan Al Yasin, ada sejumlah orang yang mencoba menghubungi pansel dan Tim Psikologi Unkhair Ternate. Mereka meminta agar Pansel merubah hasil penilaian seleksi beberapa peserta seleksi, yakni dengan inisial UAK pada Biro Kesra dan inisial JS pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
Akan tetapi Pansel dan Tim Psikologi berpendapat bahwa hal tersebut tidak mungkin dilakukan, karena UAK pada tes psikologi dinyatakan tidak memenuhi syarat (tidak direkomendasikan) sedangkan JS (Biro Pengadaan Barang dan Jasa) memiliki nilai yang rendah dibandingkan dengan peserta yang masuk dalam tiga besar.
Kata Husen, Pansel menjamin proses asesmen pada enam (6) OPD yang lowong tersebut dilakukan secara transparan dan profesional. Bahkan rangkaian seleksi terdokumentasi.
“Untuk menjamin objektifitas dan transparansi, semua bukti penilaian dari tahapan yang telah dilakukan terdokumentasi dengan baik, dan apabila diperlukan kami akan menyampaikan kepada Plt. Gubernur,” tegasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!