Daruba, Maluku Utara- Hari Jadi Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara yang ke-15 dirayakan penuh meriah dan khidmat. Hari lahir salah satu kabupaten terluar di Indonesia ini jatuh pada 20 Maret.
Sebagai peringatan, Pemda dan DPRD menggelar paripurna istimewa. Paripurna yang berlangsung, Selasa (19/3/2024) di gedung DPRD yang dihadiri anggota dan pimpinan DPRD, Bupati dan jajarannya, Forkopimda, masyarakat, serta tokoh pemekaran.
“Dengan mengutip kembali perkataan bapak proklamator kita insinyur Soekarno, jangan pernah melupakan sejarah ini akan membuat dan merubah siapa diri kita, bangsa yang tidak percaya dirinya sebagai suatu bangsa tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka,” kata Wakil Ketua I DPRD, Judi R.E. Dadana saat memimpin paripurna.
Menurutnya, seluruh masyarakat perlu menyadari bahwa nikmat otonomi daerah yang ditetapkan oleh pemerintah 15 tahun lalu. Ini tentunya tidak terlepas dari sejarah panjang pemekaran.
Sementara itu, Pj. Bupati Pulau Morotai, M. Umar Ali mengatakan Kabupaten Pulau Morotai sebagaimana yang diketahui bahwa sejak berdiri hingga sekarang sudah banyak capaian pembangunan yang dilesakan di Kabupaten Pulau Morotai.
“Olehnya itu, dalam 3 tahun terakhir Morotai terus menunjukkan performa yang baik dalam mendongkrak indeks pembangunan manusia tahun 2021 IPM Morotai 64,09 tahun 2023 data BPS juga menunjukkan presentasi penduduk miskin turun dari 6,52 persen di tahun 2021 menjadi 5,38 persen,” papar Bupati.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!