Sofifi, Maluku Utara- Plt Gubernur Maluku Utara M. Al Yasin Ali berencana akan melakukan perombakan kabinet secara besar-besaran jilid II.
Rencana tersebut akan dilakukannya sepulang dari Jakarta setelah berkoordinasi dengan KASN, BKN, dan Kemendagri.
Sudah pasti untuk melakukan perombakan kabinet, dibutuhkan panitia yang bertugas melakukan asesmen terhadap pejabat yang akan mengikuti seleksi nanti.
Baru-baru ini, Plt Gubernur Al Yasin Ali telah memberikan sinyal bahwa panitia seleksi (Pansel) yang akan dibentuk kali ini bukan lagi panitia dengan komposisi lama yang di dalamnya ada nama Sekretaris Daerah Samsuddin A. Kadir dari internal Pemprov dan sederet nama dari eksternal Pemprov.
Kebijakan Plt Gubernur M. Al Yasin Ali yang tidak melibatkan Samsuddin A. Kadir dalam Panitia Seleksi (Pansel) pejabat eselon II nanti justru di tanggapi dingin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara itu.
Samsuddin yang diwawancarai wartawan mengatakan, panitia seleksi pejabat ini adalah wadah yang merupakan delegasi dari berbagai unsur baik internal pemerintah maupun eksternal.
“Karena pansel ini mau diangkat siapa saja bisa yang terpenting sesuai ketentuan karena ada dari unsur internal, unsur perguruan tinggi dan tokoh masyarakat, jadi tidak mengharuskan sekda di dalamnya,” kata Sekda Samsuddin A. Kadir, Rabu (24/1/2024) malam.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!