Terpisah, orang tua korban yaitu NU mengaku perihatin dan tidak menyangka kejadian itu menimpa putrinya. Ia meminta polisi agar segera memproses para pelaku.
“Harapan saya ini secepatnya di proses, kemarin sudah dilaporkan tapi hari ini saya selaku orang tua diminta melakukan pendampingan. Kami datangi Polres dan dijanjikan hari Jumat baru balik, ini aneh. Ini pemerkosaan harusnya sudah ada langkah yang di ambil paling tidak di visum, kok kenapa kita harus tunggu lagi yang piket kemarin masuk,” kata NU.
Sementara pihak SPKT yang bertugas pada hari Selasa kemarin belum bisa di konfirmasi terkait laporan kasus dugaan pemerkosaan ini. (RSF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!