Spanduk Usut Dugaan Korupsi Masjid Pohea Dicopot, BEM STAI Babussalam Bereaksi

Sanana, Maluku Utara- Spanduk/baliho bertuliskan” Kajati Malut segera evaluasi Kejari Sula karena sengaja melindungi Kontraktor Masjid An-Nur” dibuka oleh oknum terkait.

Sebelumnya, aksi protes warga atas dugaan korupsi pembangunan Masjid An-Nur dituliskan warga melalui selembar baliho yang dipasang di depan masjid desa setempat pada Senin 27 November 2023 kemarin.

Baliho protes yang dipasang itu merupakan bentuk kekecewaan warga atas penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan masjid An-Nur yang dilaporkan pada 21 Juni 2021 silam. 

BACA JUGA  Ranwal RPJMD Kota Ternate Minim Data, Ahli Minta Dilengkapi

Baliho tersebut sengaja dipasang warga untuk menarik perhatian Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Budi Hartawan Pandjaitan yang berkunjung ke Sula kemarin. Sayangnya, spanduk tersebut menurut informasi yang diperoleh wartawan, dicopot oleh oknum pegawai Kejari Sula dengan alasan yang belum diketahui.

“Baliho yang dipasang itu dilepas oleh oknum pegawai kejaksaan yang datang menggunakan sepeda motor,” ungkap salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya ketika ditanyai wartawan, Selasa (28/11/2023).

BACA JUGA  APBD Perubahan 2023 Haltim Dirancang Rp 1 Triliun
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah