Banyak Kegiatan tak Efektif, Pemkab Morotai Pangkas Dana Hibah KPU

Daruba, Maluku Utara- Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai hanya mengakomodir dana hibah Pilkada yang diusulkan KPU sebesar Rp 23 miliar saja. 

Asisten I Setda Pulau Morotai,  Muchlis Baay yang diwawancarai wartawan menyampaikan, dari Rp 28 miliar dana hibah Pilkada yang diusulkan KPU Morotai, Pemkab hanya menyanggupi sebesar Rp 23 miliar. 

“Jadi usulan KPU untuk dana hibah yang Rp 28 miliar itu dikurangi sampai Rp 23 miliar. Itu sesuai dalam rapat bersama dengan TAPD, Bupati dan KPU. Tapi belum ada keputusan dari Bupati,” ungkapnya, Selasa (14/11/2023).

BACA JUGA  Pj Gubernur Malut Target Raih Opini WTP BPK

Menurut Muchlis, pengurangan ini disebabkan karena dari 12 item kegiatan dalam dana hibah yang diajukan KPU, ada beberapa kegiatan yang dianggap tidak efektif sehingga dihapus oleh pihak Pemkab. 

“Misalnya, penyiaran debat televisi nasional, karena Pilkada serentak di 514 kabupaten/kota ditambah dengan 34 provinsi maka tidak mungkin dapat melayani siaran debat televisi. Sehingga Pemkab Morotai menganggap itu tidak efektif. Karena bagi Pemkab Morotai media lokal seperti media online dan cetak di Morotai juga ada. Jadi itu yang harus di pakai,” ungkapnya. 

BACA JUGA  Dua Pimpinan OPD di Pulau Morotai Berganti

Selain itu, sebut Muchlis, ada juga kegiatan yang tidak efektif seperti sosialisasi kepemudaan, sosialisasi perempuan, disabilitas dan sosialisasi di masing-masing desa termasuk biaya perjalanan dinas.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah