Sebelumnya, sambung Muhajiri, Pemkot Ternate sudah diingatkan agar budget anggaran yang ditetapkan dalam KUA-PPAS 2024 jangan dikunci pada angka yang rendah, karena ini hanya KAU-PPAS. Jika angka yang dikunci sebesar Rp 1 triliun kemudian dianggap memberatkan, maka di dalam RAPBD bisa dikurangi sampai pada angka rasional yang memang tidak memberatkan pemerintah.
“Itu mengapa kita meminta nilai dalam KUA-PPAS jangan dikunci agar kita sama-sama lihat, sehingga nilai ini apakah sudah dianggap rasional dan ideal untuk pemerintah atau tidak. Jangan sampai tiba-tiba ada penambahan, karena dengan alasan pada saat perencanaan tidak ada. Jadi DPRD tidak mengambil resiko, jika tidak ada di dalam RKPD dan kemudian disesuaikan dalam KUA PPS, sementata KUA-PPAS sudah ditandatangani,” tandas Muhajirin. (RUL/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!