“Ini menandai bahwa masyarakat Morotai sangat membutuhkan tempat untuk berwisata yang memadai dan sesuai dengan karakteristik masyarakat Morotai dan sekitarnya,” ucap Kalbi.
Menurutnya, banyak jenis pariwisata yang bisa dikembangkan di berbagai wilayah di Morotai seperti wisata alam, wisata religi, wisata edukasi, dan wisata buatan.
Dengan potensi wisata itu, tentu peran pemandu wisata sebagai stakeholder yang berperan sebagai petugas memberikan bimbingan, pengarahan, dan petunjuk tentang objek pariwisata sangat diharapkan.
Tugas pemandu wisata, kata dia, berfungsi sebagai information agent cukup berat dan perlu mendapat perhatian khusus. Olehnya itu, pemandu wisata perlu dibekali dengan pelatihan.
“Berharap pelatihan ini dapat memajukan sektor pariwisata Morotai dengan diiringi SDM yang handal. Pelatihan ini juga memberikan pengetahuan dasar kepariwisataan,” tutup Kalbi.
Terpisah, Ketua Panitia Haidir Arsad, kepada Wartawan mengatakan pelatihan ini nantinya menjadi media untuk dapat mempersiapkan SDM yang handal dalam pengelolaan objek daya tarik wisata yang tersebar di Morotai secara efektif, dan dapat memberikan pelayanan yang baik pada kegiatan kepariwisataan selanjutnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!