Ia bilang, dengan naiknya alokasi anggaran di bidang kesehatan, tentu bisa menjawab persoalan yang ada di lapangan. “Teman-teman di lapangan sedikit terkendala karena persoalan anggaran namun saya tidak bermaksud mengeluh tetapi itu fakta lapangan,” akunya.
Saat ditanya mengenai alokasi anggaran yang melekat di Dinkes saat ini, Abd. Majid bilang, untuk tahun 2023 ini yaitu sebesar Rp 31 miliar lebih. “Kalau diluar gaji itu sebesar Rp 31.077.000.000. Ini sudah termasuk gabungan DAK dan DAU. DAU itu Rp 24 miliar lebih, sisanya adalah DAK,” tandasnya. (RY/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!