Jadi kalau sudah ada hasil visum, maka kami menginginkan harus di proses
Keluarga Korban
Daruba, Maluku Utara- Pihak keluarga meminta polisi agar mengusut penyebab kematian La Antoro (54), tukang bentor yang ditemukan tewas di pantai Army Dock, Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai pada Minggu (16/7/2023) kemarin.
Murki (32), anak dari La Antoro menduga, ada keganjilan lain saat ayahnya itu ditemukan meninggal. Pasalnya, ada bekas goresan di bagian jidat dan perutnya mengalami kebiruan.
Selain itu, handphone (Hp) yang dipakai ayahnya tidak ditemukan sampai sekarang. “Sampai saat ini Hp-nya masih aktif. Kalau meninggal murni, kenapa sampai sekarang Hp ayah saya kalau kita hubungi masih aktif, ini yang ganjil. Jadi sebagai keluarga kami akan tetap proses atas kematian ayah kami,” kata Murki, Minggu malam tadi.
Sementara itu, kakak kandung korban yakni, almarhum yakni Lapalole (56), saat ditemui wartawan mengaku menginginkan agar kematian adiknya itu harus tetap diselidiki polisi.
“Jadi kalau sudah ada hasil visum, maka kami menginginkan harus di proses,” singkatnya. (RF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!