Disamping itu, penyaluran hewan qurban ini menurutnya juga salah satu upaya saling berbagi serta mempererat tali persaudaraan antara warga KKSM di Pulau Morotai.
“Semoga semboyan Wai Gafota Damoha Sanohi Gafota, artinya jika air yang mengalir bisa putus oleh tebasan pedang, barulah persaudaraan antara orang Sula bisa putus. Untuk itu, kita jadikan ini semua untuk memupuk persaudaraan di Pulau Morotai,” pungkasnya.
Diketahui, wadah KKSM ini dibentuk pada tahun 2005 dan aktif hingga saat ini. Adapun warga Sula (Sanana) yang sudah berdomisili di Pulau Morotai khusus di Morotai Selatan sebanyak 350 orang dengan latar belakang pekerjaan berbeda. Jumlah ini belum termasuk 4 kecamatan lainnya di Pulau Morotai. (RF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!