“Awalnya mereka dinyatakan lulus seleksi tapi karena tidak ada penempatan di sekolah mereka, sistem dari Kemendikbud juga langsung di filter sendiri, pada akhirnya mereka yang 10 orang tidak dapat penempatannya. Makanya yang lulus dan diterima untuk diangkat sebagai ASN dan tinggal dikeluarkan NIP itu hanya 84 orang saja karena mereka punya lokasi dan penempatan di sekolah,” jelasnya.
Sementara disinggung mengenai rekrutmen PPPK kesehatan, Dian mengaku masih menunggu informasi lanjutan dari Kementerian Kesehatan.
“Untuk tenaga kesehatan kami baru masuk pasa tahapan usulan kebutuhan, sementara untuk perkembangan selanjutnya belum ada jadwal pasti dari kementerian terkait,” tandasnya. (RF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!