Syafei menyebutkan, tahun 2023 ini pihaknya akan memaksimalkan fungsi Pokja, baik itu bertindak sebagai inisiator yang mengajak pihak-pihak terkait termasuk swasta untuk mengatasi kawasan kumuh secara bersama-sama.
“Bantuan-bantuan dari luar pasti tetap ada, akan tetapi sudah tentu terbatas. Makanya, kita butuh kolaborasi karena berdasarkan program pemerintah Kotaku itu sampai batas 2024 saja,” ungkap. Syafei.
Lanjutnya, kawasan kumuh di Kota Ternate ini akan diatasi dan ditargetkan selesai di tahun 2024. “Ini karena tahun 2024 mendatang ada bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Kelurahan Salero, Kota Ternate,” tandasnya. (RUL-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!